Akhirnya, blog ini ter-update juga 🙂 Banyak hal (baca:kesibukan) yang saya lakukan selama dua bulan ini. Nice things to do, sampai-sampai berinternet pun hanya diisi dengan cek email (itupun ga sampai 5 menit/hari 🙂 Semakin tua, kita memang makin tambah sibuk, dan dari sinilah kita dituntut untuk belajar tentang "skala prioritas". Benar kata pepatah, "Experience is the best teacher" 🙂

Akhir Desember 2008, saya sibuk mematok target (baca: deadline) beberapa pekerjaan besar, baik di unit2 kerja yang saya kelola, maupun untuk tugas sekolah (baca: thesis). Pertama, saya mencoba mendisain ulang model perkuliahan Basisdata, terkait dengan integrasi kurikulum Oracle University ke kurikulum lokal. Di atas kertas, pekerjaan ini bisa dilakukan selama 40 jam, tetapi dengan syarat: konsentrasi penuh. Tetapi, saya bukan mesin, jadi saya tidak berniat sama sekali untuk memforsir diri 🙂 Saya juga butuh istirahat, butuh bermain dengan si kecil, dsb. Dan sayangnya pula, karena terkait lisensi, pekerjaan tersebut tidak bisa didelegasikan, sehingga modul Basisdata setebal 200 halaman pun harus saya kebut sendiri.

Semula saya mentargetkan pekerjaan pertama tersebut bisa selesai Januari 2009 ("yellow" deadline). Eh, di luar perkiraan, ternyata di bulan tersebut ada beberapa pekerjaan lain yang juga perlu saya kebut: koreksi ujian, membantu rekan2 mempersiapkan seminar KNSI, ini, dan itu. Pembuatan modul pun akhirnya harus dikerjakan sambil rapat jurusan, dilembur di kantor setelah jam kerja usai & hari Sabtu, dsb. Tak heran, ujung-ujungnya tagihan overtime sekolah putri saya melonjak 2X lipat dibanding sebelumnya 🙁 Akan tetapi, meski Januari ini penuh pengorbanan yang "cukup berdarah-darah", modul Basisdata pun tetap belum rampung. Qodarullah... alhamdulillahi 'ala kulli hal...

(more…)